Hilang dan Tergantikan
Oleh: Tanita Liasna
Dedaun sepi berjatuhan di
atap hati
Terbang tertiup hampa
Lepas di ladang derita
Sekuntum bunga layu
Di tepi telaga diam
Mengapung kering
Perlahan meretas kelok
air
Seperti itu segala lesap
Hilang dan tergantikan
Rumah Cerita, 17 Juni 2012
Lelaki di Tepian Hati
Oleh: Tanita Liasna
Kau lelaki di tepian hati
Menatapku dari rasa
terdalam
Matamu tak pernah
mengisah tentangku
Hanya kelakar sukma
menguntai dari balik rindu
Tapi kau kokoh berdiri di
tepian hati
Menantiku memanggul kata
Untuk rasa bersebab
padamu
Rumah Cerita, 15 Juni 2012
Pelataran Senja
Oleh: Tanita Liasna
Di pelataran senja
Aku bersisian luka
Berbagi dentum kelana
Lewat remah-remah cerita
Harap bertabur
Ketika senja basah
Kini hanya sisakan bulir desah
Bangkitkan duri benci
Menanam usik angin
Mencengkram langit hati
Kasih, di pelataran senja
mengering
Terlepas secercah harap
Terbawa selubung angin
Sampaikan luka mengusang
Rumah Cerita, 16 Juni 2012
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Art & Culture Medan Bisnis, 24
Maret 2013)