Di Bawah Dahan Luka
Oleh: Tanita Liasna
Di bawah dahan luka
Kita berteduh
Tatap matamu jelas
mengukuh
Lekat mengeruk seberkas
luka
Usah kau salahkan aku
Aku di sini belajar bisu
Atas laku menanam dera
Mari saja kita berpisah
Akhiri segala tatap dalam
kenang
Igaumu tak perlu
berkumandang
Apalagi deritamu tak
pernah mendesah
Rumah Cerita, 29 Juli 2012
Menanti Rasa
Oleh: Tanita Liasna
Tak ada kata
Diksi
Mampu samakan rasa di
hati
Cintaimu adalah laku
jiwaku
Hasrat harapku
Memadu rindu denganmu
Walau jarak mengakar
Kadang mencipta igau
curiga
Tapi yakinlah
Aku di sini menyulam
sebongkah asa
Hingga temu nanti menyapa
Aku setia menanti rasa
Rumah Cerita, 23 Juli 2012
Pelabuhan Hati
Oleh: Tanita Liasna
Kutunggu kau berkunjung
Pada penantian panjang
ini
Cepatlah kau jenguk rindu
Seluruh hati
Sepenuh jiwa
Separuh jantung ini
milikmu
Kurela segala rasa
Serahkan raga
Asal tak bermandi luka
Ketahuilah kasih
Kutelah mengikat yakin
Pada satu pelabuhan
hatimu
Rumah Cerita, 02 Agustus 2012
Tafsir Kenyataan
Oleh: Tanita Liasna
Kau adalah hujan
Merundungku ketika terik
menghujat
Kau adalah benderang
Terangiku ketika kelam
menyeruak
Kau adalah satu menyapaku
Ketika segala celah
tertutup tinggalkanku
Seperti itulah ku
tafsirkan kau
Dalam nyataku
Rumah Cerita, 09 Juli 2012
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Cerpen & Puisi Analisa, 08
Agustus 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar