14 Mei 2013

puisi



Tentang Kita
Oleh: Tanita Liasna
Di pelabuhan hati sepi bersemi dalam diam
Langit hati merenung
Rembulannya hampa terbias kelam

Riak air mengajakku berkisah
Tentang aku
Tentang masa yang menjatuhkanku
Tentangmu

Ada genang air bermuara di sudut rindu
Nyaris kering tak berjejak

Tentang kita
Kulampiaskan serapah pada malamnya hati
Ada jerit yang tak terbaca
Saat namamu kusemai dalam sukma


Rumah Cerita, 02 Mei 2012

Akhir Segala Puja
Oleh: Tanita Liasna
Berdiriku di tepi waktu
Serentet harap hangus jadi abu
Terbakar kata yang terdustai
Tersapu luka dalam sekali
Inikah akhir segala puja
Menanti tak berupaya
Tinggal daya tak bercahaya

Rumah Cerita, 01 April 2012
Maksiat Malam
Oleh: Tanita Liasna
Engkau hanya maksiat malam
Gugur kata setubuhiku
Secangkir rindumu jadi birahi
Menelanku dalam sekali teguk
Darahku mengering
Menghilang dalam jerit
Remah tangis jadi ilusi
Termakan angin melambai

Rumah Cerita, 04 Maret 2012
Romansa Luka
Oleh: Tanita Liasna
Ketika romansa luka menikam
Ada jarak yang sengaja direkam
Ada sejarah yang sengaja karam
Ada sikap yang sengaja diredam
Karena segala rasa hanya sebatas mimpi
Yang hayalkan cinta menjemput hati
Tak kan sampai walau waktu mati
Tak jua datang walau harap tak mau usai


Rumah Cerita, 24 April 2012

(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Rebana Analisa, 27 Mei 2012)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar