Tentang Kita
Oleh: Tanita Liasna
Di pelabuhan hati sepi
bersemi dalam diam
Langit hati merenung
Rembulannya hampa terbias
kelam
Riak air mengajakku
berkisah
Tentang aku
Tentang masa yang
menjatuhkanku
Tentangmu
Ada genang air bermuara
di sudut rindu
Nyaris kering tak
berjejak
Tentang kita
Kulampiaskan serapah pada
malamnya hati
Ada jerit yang tak
terbaca
Saat namamu kusemai dalam
sukma
Rumah Cerita, 02 Mei 2012
Akhir Segala Puja
Oleh: Tanita Liasna
Berdiriku di tepi waktu
Serentet harap hangus jadi
abu
Terbakar kata yang
terdustai
Tersapu luka dalam sekali
Inikah akhir segala puja
Menanti tak berupaya
Tinggal daya tak
bercahaya
Rumah Cerita, 01 April 2012
Maksiat Malam
Oleh: Tanita Liasna
Engkau hanya maksiat
malam
Gugur kata setubuhiku
Secangkir rindumu jadi
birahi
Menelanku dalam sekali
teguk
Darahku mengering
Menghilang dalam jerit
Remah tangis jadi ilusi
Termakan angin melambai
Rumah Cerita, 04 Maret 2012
Romansa Luka
Oleh: Tanita Liasna
Ketika romansa luka
menikam
Ada jarak yang sengaja direkam
Ada sejarah yang sengaja
karam
Ada sikap yang sengaja
diredam
Karena segala rasa hanya
sebatas mimpi
Yang hayalkan cinta
menjemput hati
Tak kan sampai walau
waktu mati
Tak jua datang walau
harap tak mau usai
Rumah Cerita, 24 April 2012
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Rebana Analisa, 27 Mei 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar