14 Mei 2013

puisi



Sudahilah
Oleh: Tanita Liasna
Menjelang senja kurangkul segenap tanya
Berkelakar dalam seraut kata rindu
Ada lelah mengucur
Menjanjikan bulir-bulir keabadian
Tetes lukaku jadi biru
Mengembangkan sepucuk igau tanpa henti
Bisakah kau di sana merasa pilu sedingin aku?
Sudahilah...
Aku menyerah

Rumah Cerita, 18 Februari 2013
Sajak Delapan Bulan
Oleh: Tanita Liasna
Mari kuajarkan kau mengeja temu
Pada malam mendung
Diterpa purnama merindu
Membiaskan garis-garis khayal
Pada seranum kepergian tanpa ungkap
Bahagiakah dikau dalam tangis warna-warni?
Berdukakah dikau pada rindu yang kuhanyutkan dalam kasih?
Sedalam rindu mengiba
Sedalam sepi merupa

Rumah Cerita, 18 Februari 2013

Garis Waktu
Oleh: Tanita Liasna
Dalam mimpi selalu kuujar namamu
Menggelantungkan seikat harap tanpa jejak
Cintakah yang menduka hingga nadi seakan menghantur
Pada kaku sedalam malam kelabu
Garis waktu yang telah terbina
Akankah kau telah melupa
Pada semacam janji ranum
Selalu kita tamang dalam malam-malam kerinduan
Rumah Cerita, 18 Februari 2013

(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Karya Belia Medan Bisnis, 10 Maret 2013)