Membenam
Rindu
Oleh:
Tanita Liasna
Kubenamkan
rindu membentang di rahim nafas
Leburkan
utas-utas bayang berwujudmu
Sebar
benih-benih kendati aku tak mau
Bisa
jadi segala kukisahkan melagu dalam setiap helaanku
Tapi
terlalu perih akan kutikam jika birahi temu tak menggiring kau pada janji
angan-angan
Ketidaktahuan
Oleh:
Tanita Liasna
Tiada
kata yang pantas kita rapalkan selain ketidaktahuan
Ketika
tanya kuakarkan pada sebatang pikir dalam ragamu
Kau
tenang dan mengulur seberapa panjang perjalanan mimpi yang kugurat pada
biduk-biduk kemauanku
Kau
rebahkan sekelebat kata-kata yang tiada lain ialah kesepian-kesepian
hantarkanku
Pada
badan-badan tanpa sungai nadi dan arakan deru nafas
Ketidaktahuan
seperti satu ujar pasti dan tak perlu kita sesali
Rumah
Cerita, 100513
(Puisi-puisi
ini telah dimuat di Rubrik Karya Belia Medan Bisnis, 02 Juni 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar