10 Juli 2013

puisi karya belia



Membenam Rindu
Oleh: Tanita Liasna

Kubenamkan rindu membentang di rahim nafas
Leburkan utas-utas bayang berwujudmu
Sebar benih-benih kendati aku tak mau
Bisa jadi segala kukisahkan melagu dalam setiap helaanku
Tapi terlalu perih akan kutikam jika birahi temu tak menggiring kau pada janji angan-angan

Rumah Cerita, 110513

Ketidaktahuan
Oleh: Tanita Liasna

Tiada kata yang pantas kita rapalkan selain ketidaktahuan

Ketika tanya kuakarkan pada sebatang pikir dalam ragamu
Kau tenang dan mengulur seberapa panjang perjalanan mimpi yang kugurat pada biduk-biduk kemauanku
Kau rebahkan sekelebat kata-kata yang tiada lain ialah kesepian-kesepian hantarkanku
Pada badan-badan tanpa sungai nadi dan arakan deru nafas
Ketidaktahuan seperti satu ujar pasti dan tak perlu kita sesali

Rumah Cerita, 100513

(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Karya Belia Medan Bisnis, 02 Juni 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar