Melahirkan Jarak
Sudah sejauh ini masih
saja terangkum debu-debu pupus
Mengitari sekisah kata
basah
Seamsal temu terbelah
Melerai segala rupa lalu
Jarak terekam dalam
ujar-ujar kelabu
Tumpang tindih melepuhkan
sekujur kenang berarti
Semakin jauh
Kini semakin lampau
Rumah Cerita, 18 Januari 2013
Tak Kau Percaya
Segenggam sembilu pecah
Menyebar dalam jantung
Usai khianat terumbar
Nyata terpintal
Ciptakan pedih menikam
Ah, untuk apa tersemat
cinta
Jika segala tak kau
percaya
Rumah Cerita, 11 Januari 2013
Waktu
Selaku waktu yang
membawamu
Menemu dalam kepasrahan
hati
Aku takkan menyia masa
Takkan kubenam sebiji
kata pun
Menuaikan benih-benih
cerita rahasia
Sebab kau bergumam dalam
jiwa
Menguraikan gelegak rasa
Aku akan menemu kau di
sana
Dalam waktu yang
membawamu
Rumah Cerita, 20 Januari 2013
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Karya Belia Medan Bisnis, 03
Februari 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar