Sepi
Oleh: Tanita Liasna
Ada sepi mengguncang
Dalam...
Di relung kalbu
Akan seorang yang berlalu
Pergi tinggalkan berang
Ingin kubungkam sepi
Menyulut luka
Agar segenap jiwa kembali
Pada damai seperti biasa
Rumah Cerita, 30 September 2012
Betapa Rindu
Oleh: Tanita Liasna
Betapa rindu
Merasuk dalam benak
Mekar dalam ingatan
Mengakar dalam hati
Ketika sapamu mati
Kuncup dilalap kealpaan
Aku menekur bersama sepi
Maka kumau
Jangan kau artikan
rinduku bak angin tiba berlalu
Sebab rindu ini menyentuh
hela nafas
Iringi detak jantung
Mengalir dalam nadi
Rumah Cerita, 29 September 2012
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Karya Belia Medan Bisnis, 18
November 2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar