Lukisan Asa
Kepada Kekasih
Oleh: Tanita Liasna
Telah kuhapus lukisan asa
Yang pernah kita kita
lukis berdua
Dalam kanvas putih
Seluruh warna memadu
Tak ada lagi warna yang
bisa kugemulaikan
Apalagi gambaran-gambaran
harap rindu, cinta, atau sejenisnya
Hanya genggam duka
Resah terantuk risau
Dan khianat yang
mencuri-curi
Membasuh kelabu di kanvas
warnawarni
Maka telah kuhapus
lukisan asa yang pernah kita goreskan
Linting-linting masa
depan lalu dan sekarang
Tak ada lagi yang
tergurat
Biru merah kuning hijau
pula semacamnya
Tinggal butir-butir sepi
dan hening
Kutuki raga jadi asing
Rumah Cerita, 290413
Menelan Sapa
Oleh: Tanita Liasna
Ketika sapa telah musnah
tertelan
Maka tiada daya kita pada
temu
Kandaskan saja untuk pilu
Tanam juga dalam bisu tertenun
Sebab seluruh hanya
menistakan kata
Sempurnakan rupa-rupa
tipu daya
Semua hanya sandiwara
dalam rasa
Bekal pada hasrat melara
Rumah Cerita, 290413
Puisi Kecil
Oleh: Tanita Liasna
Kubuahkan namamu lewat
puisi kecil
Tak tersurat
Hanya kutuang bingkai
kata pada jamu rindu
Tak perlu menahu
Pula kau tahu
Kasih, tahukah kau puisi
ini tak bisa kuguratkan atasmu
Meski masihmu
Bukan tak bisa kuaku
Tapi kurasa sarat dan
sadar pun kau tahu
Betapa masih kupuja akan
kita
Rumah Cerita, 250413
(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Cerpen & Puisi Analisa, 08 Mei
2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar