14 Mei 2013

puisi



Lukisan Asa
Kepada Kekasih
Oleh: Tanita Liasna
Telah kuhapus lukisan asa
Yang pernah kita kita lukis berdua
Dalam kanvas putih
Seluruh warna memadu

Tak ada lagi warna yang bisa kugemulaikan
Apalagi gambaran-gambaran harap rindu, cinta, atau sejenisnya
Hanya genggam duka
Resah terantuk risau
Dan khianat yang mencuri-curi
Membasuh kelabu di kanvas warnawarni

Maka telah kuhapus lukisan asa yang pernah kita goreskan
Linting-linting masa depan lalu dan sekarang
Tak ada lagi yang tergurat
Biru merah kuning hijau pula semacamnya
Tinggal butir-butir sepi dan hening
Kutuki raga jadi asing

Rumah Cerita, 290413

Menelan Sapa
Oleh: Tanita Liasna
Ketika sapa telah musnah tertelan
Maka tiada daya kita pada temu
Kandaskan saja untuk pilu
Tanam juga dalam bisu tertenun
Sebab seluruh hanya menistakan kata
Sempurnakan rupa-rupa tipu daya
Semua hanya sandiwara dalam rasa
Bekal pada hasrat melara

Rumah Cerita, 290413
Puisi Kecil
Oleh: Tanita Liasna
Kubuahkan namamu lewat puisi kecil
Tak tersurat
Hanya kutuang bingkai kata pada jamu rindu
Tak perlu menahu
Pula kau tahu

Kasih, tahukah kau puisi ini tak bisa kuguratkan atasmu
Meski masihmu
Bukan tak bisa kuaku
Tapi kurasa sarat dan sadar pun kau tahu
Betapa masih kupuja akan kita

Rumah Cerita, 250413

(Puisi-puisi ini telah dimuat di Rubrik Cerpen & Puisi Analisa, 08 Mei 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar