Sajak-sajak
Pencerita
Oleh: Tanita Liasna
Pagi
hari ia bersentuh embun dan liat matahari
Riwayatkan
macam kejadian pagi selalu bisa bangunkan
Meski
kantuk tak hilang dari pandangan
Semangati
ketukan-ketukannya pada jendela sepi
Saban
pagi hinggap dan berteduh dalam lembah manusiawinya
Siang
hari pun ia berbincang dengan erat matahari dan awan yang tiada henti mematri
langit
Menyambi
serutan es kosong dan sepiring nasi
Ia
berbahasa dengan erang pohon kepanasan
Debu
bergelimpangan
Yang
selalu saja tertawa melihatnya tak lagi merajam hingga lumat
Senja
hari ia berkabar tentang kisah angin melambai dan labirinkan sekantung asa
Dalam
bayang-bayang tanpa suara
Jejak
hanya bermain dan tersapu jenuh daunan menguning di merahnya rahasia
Malam
hari ia bercerita tentang sekulum waktu lekat erat dalam kantung pikir
Dan
bermain dalam birahi makna selalu bisa buatnya dimakan lelap
Meski
telah ia mengerang dicabik-cabik sepi
Rumah Cerita,
090513
Catatan Malam
Oleh: Tanita Liasna
Sebelum
subuh bersemi dan bangunkan matahari
Segera
usaikan catatan ini
Jangan
sampai tertelan mentari dan terbakar embun penghabisan
Sebab
terlalu panjang malam-malam terlalui
Dan
kita menyepi dalam catatan-catatan tak berkesudahan
Aku
lelah berjemu dan merangkum almanak dan rentet kata kapan saja dapat habis dan
terbakar
Sedang
kau mematri pikir dan ulam rahasia dalam pembaringan hampa yang mau kau bagi
dalam jiwa
Aku
mau akhiri catatan malam ini
Sebelum
semakin panjang waktu dan habisi jejak-jejak kita
Rumah Cerita,
140513
Ada yang Terbakar
Oleh: Tanita Liasna
Ada
yang terbakar di antara mata kita
Kita
resapi, biarkan segala lepuh banjiri riwayat-riwayat debu
Kuhantamkan
sejenis siksa berapi memerah menyiksa dada
Kusabitkan
sekendi semringah membuat kita tambah meradang
Kita
menjadi pekat matang dalam pandangan
Kisah
kita semakin waktu semakin saja hitam dan tersapu siulan angin
Mata
kita masih nyalangkan geliat amarah tentu jadi kita tambah murka tambah memerah
Kita,
ada yang terbakar di antara mata kita
Kian
jadi
Kian
membekas
Rumah Cerita,
080513
(Puisi-puisi
ini telah dimuat di Rubrik Rebana Analisa, 02 Juni 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar